Dasar SQL (Structured Query Language)

Semua database menggunakan bahasa SQL. Tetapi bahasa SQL yang digunakan tidak selalu sama antara database satu dengan database lain, tergantung fitur-fitur yang didukung oleh database tersebut. Penulisan perintah dalam bahasa SQL adalah incasesensitive. Artinya,
perintah ‘create database test’ sama dengan perintah ‘CREATe DaTaBaSE test’, tetapi tidak sama dengan ‘create database Test’ (nama database-nya berbeda).

Membuat Database

Untuk membuat database baru, perintahnya adalah:

mysql> CREATE DATABASE bukutamu;
Query OK, 1 row affected (0.01 sec)
mysql>

Untuk menghapus database dan menghapus seluruh datanya, kita gunakan perintah DROP diikuti dengan nama database yang akan kita hapus.

mysql> DROP DATABASE bukutamu;
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)
mysql>

Untuk memulai menggunakan database kita gunakan perintah USE diikuti dengan nama database yang telah kita buat sebelumnya dengan CREATE DATABASE. Jika Anda menghapus database inventaris dengan perintah DROP, buat lah kembali database web.

mysql> USE bukutamu;
Reading table information for completion of table and column names
You can turn off this feature to get a quicker startup with -A

Database changed
mysql>

Tipe data MySQL
Setiap data pasti memiliki tipe. MySQL mendukung data berupa bilangan bulat (int, tinyint, smallint, mediumint, bigint, decimal), bilangan real (float), karakter (varchar, char), teks (tinytext, mediumtext, text, longtext), waktu (time, date, datetime, year, timestamp), binary file (tinyblob, mediumblob, blob, longblob), dan beberapa tipe data lain. Tipe data berguna untuk
membedakan jenis data.
Tipe data karakter, teks, dan waktu selalu diawali dan diakhiri dengan tanda ‘’’. Jika kebetulan datanya mengandung tanda ‘’’ juga, maka kita perlu menambah tanda escape ‘\’. Contoh:
‘This is Sam’s book’ Æ salah
‘This is Sam\’s book’ Æ benar
Tipe data tanggal (date) memiliki format: YYYY-MM-DD. Contoh: ‘2009-06-06’ berarti tanggal 6 bulan 6 tahun 2009. Sedang tipe data time memiliki format HH:MM:SS. Timestamp adalah sebuah tipe data yang nilainya akan selalu berubah menjadi waktu saat terjadi query INSERT atau UPDATE.

Macam-macam perintah yang sering dipakai dalam MySQL

CREATE
mysql> CREATE TABLE bukutamu (
-> no int(5) NOT NULL auto_increment,
-> nama int(5) NOT NULL default ‘0’,
-> alamat int(5) NOT NULL default ‘0’,
-> komentar varchar(255) NOT NULL default ”,
-> PRIMARY KEY (no)
-> );
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

Untuk melihat field-field dari table tersebut dengan perintah
-> mysql> desc bukutamu;

SELECT
Untuk memasukkan data menggunakan perintah
-> INSERT INTO bukutamu VALUES (1,’Edi Sutoyo’,’Ponorogo’,Ternayata PHP itu mudah lho’);
untuk menampilkan hasil memasukkan data dengan perintah
-> SELECT * FROM bukutamu;

UPDATE
Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah nilai suatu record. Berikut adalah contoh
penggunaan UPDATE.
-> UPDATE ukutamu SET komentar =’PHP itu tidak sulit’ where no=1;

DELETE
Untuk menghapus satu atau lebih data, kita menggunakan perintah DELETE. Berikut adalah
beberapa contoh cara penghapusan record.
-> DELETE FROM bukutamu WHERE no=1;

Manupilasi Table
ALTER
Perintah ALTER digunakan untuk merubah, menambah atau menghapus properti tabel. Kita bisa
menambah / menghapus / mengganti nama field, nama tabel, menambah / menghapus
auto_increment dan primary key, dsb.

mysql> ### Menambah field
mysql> ALTER TABLE bukutamu ADD email VARCHAR(30) NOT NULL;
Query OK, 4 rows affected (0.01 sec)

mysql> ### Menghapus field
mysql> ALTER TABLE bukutamu DROP email;
Query OK, 4 rows affected (0.01 sec)
Records: 4 Duplicates: 0 Warnings: 0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s